Kelewat Biadab! Kasus Mutilasi Di Indonesia

Kasus pembunuhan disertai mutilasi bukan hal yang baru untuk terjadi di Indonesia. Kasus seperti ini selalu membuat publik geram akan tindakan keji yang dilakukan pelaku kepada korbannya.

Setidaknya dalam setahun pasti terjadi setidaknya satu kasus pembunuhan yang disertai mutilasi. Kali ini kami merangkum berita sekaligus artikel yang bisa kamu baca agar tau informasi mengenai kasus-kasus ini. Ini dia dua kasus besar pembunuhan disertai mutilasi yang menjadi sejar

1. Setiabudi 13

Kasus Setiabudi 13 adalah sebuah kasus tak terpecahkan dari seorang pria tak teridentifikasi yang ditemukan dalam keadaan meninggal termutilasi pada tanggal 23 November 1981 di trotoar Jalan Jenderal Sudirman, Setiabudi, Jakarta.

Bisa dibilang juga, kasus ini merupakan kasus mutilasi pertama di Indonesia sekaligus kasus yang sampai sekarang belum terpecahkan. kasus ini bermula saat seorang pemulung menemukan dua buah kardus di trotoar persimpangan Jalan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Pemulung tersebut kaget karena dus itu berisi potongan jasad manusia. Dus pertama berisi 13 potong tulang manusia dan 1 buah kepala. Sementara dus kedua berisi 180 potongan-potongan kecil yang terdiri dari sayatan daging dan isi perut.

Setelah diperiksa oleh Dokter Ahli Forensik RSCM, dr. Mun’im Idries, ternyata ada beberapa bagian tubuh yang hilang yaitu anus, kantong kencing, dan pankreas. Selain memotong-motong tubuh korban, pelaku juga menyayat dan mengupas seluruh daging dari tulang korban.

Polisi pun sudah menyebar foto wajah korban dan sidik jarinya. Namun, sampai saat ini misteri mutilasi tersebut belum dapat terpecahkan. Dari hasil pemeriksaan, dinyatakan jika korban mutilasi itu merupakan seorang laki-laki muda berusia 18 hingga 21 tahun. Dengan ciri-ciri tinggi 165cm, tubuh tegap, agak gemuk, dan memiliki tahi lalat di beberapa bagian tubuh.

2. Ryan Jombang, memutilasi 11 korban

Kasus yang melibatkan Very Idham Henyansyah atau Ryan Jombang ini sempat menjadi pemberitaan yang kontroversi pada tahun 2008. Diketahui Ryan melakukan pembunuhan sadis terhadapĀ  11 orang yang menjadi korbannya. aksinya terungkap setelah ditemukan 7 potongan tubuh di lahan kosong di Jalan Kebagusan Raya, Jakarta Selatan.

Salah satu potongan tubuh yang ditemukan adalah kepala. Setelah ditelusuri, korban tersebut bernama Heri Santoso. Polisi yang menyelidiki kasusnya menetapkan Ryan sebagai tersangka. Ia ditangkap di salah satu rumah di Pesona Khayangan, Depok, Jawa Barat, 15 Juli 2008.

Ryan membunuh Heri di apartemen Margonda Garden Residence, kamar 309, Jalan Margonda Raya, Depok. Ryan tega membunuh Heri dan memutilasinya karena cemburu. Dari kasus mutilasi korban Heri, polisi mengungkap ada 10 jasad pembunuhan Ryan lainnya yang ditanamnya di belakang rumahnya di Jombang, Jawa Timur. Ditambah Heri Santoso, total Ryan menghabisi 11 orang

Korban yang dikubur di belakang rumah Ryan diantaranya adalah :

  1. Grady
  2. Vincentius Yudhy Priyono alias Vincent (30)
  3. Grendy
  4. Guruh Setyo Pramono alias Guntur
  5. Agustinus F Setiawan alias Wawan (28)
  6. Nanik Hidayati (31)
  7. Sylvia Ramadani Putri (anak Nanik yang berusia 3 tahun)
  8. Aril Somba Sitanggang (34)
  9. Muhammad Akhsoni alias Soni (29)
  10. Zaenal Abidin alias Zeki (21).

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.