Jalan – Jalan Seru & Angker Di jakarta

Jalan – Jalan Seru & Angker Di jakarta – Bicara tempat angker, semua pelosok negara di dunia pasti punya beberapa spot dengan kisah yang membuat bulu kuduk berdiri. Tak terkecuali di Indonesia yang memiliki tempat angker di setiap daerahnya.

Jakarta sendiri memiliki banyak destinasi wisata super seru yang angket. Tempat-tempat ini di percaya angker sejak lama. Jangan terlalu membayangkan yang seram-seram dulu. Anggap saja jalan-jalan. Namanya juga mencari pengalaman baru, sebaiknya dijalani saja.

TEMPAT WISATA SERU DAN ANGKER

Jakarta memiliki segudang tempat wisata yang menarik, termasuk yang mengandung cerita mistis alias horor. Cerita-cerita mistis yang beredar bukan membuat banyak orang takut, tapi malah dijadikan jujugan wisata.

  • Lubang Buaya

Wisata sejarah dan penuh tragedi ini sangat terkenal di Jakarta. Sumur Lubang Buaya pernah digunakan untuk untuk para jenderal saat pembantaian G30S/PKI, bahkan beberapa orang pernah mendengar suara teriakan minta tolong.

Karena adanya tragedi pembantaian tersebut, kabarnya di Lubang Buaya pada malam hari cukup sering muncul penampakan sosok manusia yang memakai seragam tentara dengan kondisi muka yang berlumuran darah. Museumnya sendiri menjadi peninggalan paling emosional, dalam sepanjang sejarah Indonesia.

  • Taman Kota Langsat

Taman Kota Langsat merupakan sebuah taman umum biasa. Di dalamnya, terdapat fasilitas jogging track yang dikelilingi oleh pepohonan rimbun. Namun, di balik pepohonan rimbun tersebut ternyata tersimpan kisah cukup mistis. Bahkan acara TV horor Indonesia pernah gagal merekam suasana malam Taman Langsat karena kamera mati dengan cara misterius.

Hal ini beberapa kali dibuktikan dengan beberapa penampakan makhluk halus kuntilanak di pepohonan di taman ini. Taman seluas 3,6 hektar ini juga dilengkapi jogging trek sepanjang 750 meter, lapangan tennis, taman bermain,hingga kolam teratai dengan aliran sungai di dekatnya.

  • Toko Merah

Pernah jalan-jalan di kawasan Kota Tua? Jika ya, kamu pasti pernah melewati atau melihat bangunan berwarna merah yang memiliki arsitektur khas Tionghoa. Bangunan ini disebut juga dengan nama Toko Merah. Dari luar, Toko Merah memang terlihat bagus sebagai salah satu spot foto di kawasan Kota Tua.

Di balik itu, sebenarnya Toko Merah memiliki sejarah yang cukup menyedihkan. Sebelum menjadi sebuah toko pada tahun 1851, dulu Toko Merah pernah menjadi tempat penyiksaan dan pembantaian etnis Tionghoa. Karena peristiwa tersebut, konon cukup sering terdengar suara tangisan wanita dan langkah kaki tentara dari dalam bangunan.

  • Museum Satria Mandala

Museum Satria Mandala menyimpan sejarah perjuangan bangsa, khususnya Tentara Nasional Indonesia (TNI), dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan. Museum ini dibangun di atas tanah bekas rumah istri Soekarno. Museum ini menyimpan benda bersejarah tentang alat perang TNI sampai denganĀ  jeep, ambulance, panser hingga tank. Penampakan kerap terjadi di beberapa bangunan yang menyimpan benda asli (Ruangan Jendral Sudriaman).

Dibalik itu, ternyata sebuah koleksi ambulance di museum ini memiliki cerita mistis membuat bulu kuduk merinding. Menurut kesaksian penjaga dan cerita yang beredar, ambulance ini sering bertingkah aneh dan tidak masuk akal. Ambulance Gajah Putih alias si Dukun namanya, berjasa mengangkut korban keganasan pemberontakan DI/TII dalam operasi militer di Cipaganti tahun 1957-1962. Ambulance milik RS. Majalaya ini bermerek Chevrolet buatan General Motors.

  • Menara Saidah

Salah satu gedung perkantoran angker ini juga terkenal se Jakarta. Slah satunya beredar mitos bahwa gedung perkantoran ini tidak di gunakan lagi karena malfungsinya yang kelewatan, mulai dari lift yang miring, konstruksi bangunan yang tidak seusai, di bangun di atas tanah kuburan yang tidak di pindahkan.

Gedung ini juga dikenal karena lift yang berjalan sangat lambat meski sudah diperbaiki beberapa kali. Kabarnya, lift ini dijaga makhluk halus. Suatu waktu seorang karyawan harus kembali ke lantai tempatnya bekerja lantaran ada barang yang tertinggal. Saat itu, kondisi sudah gelap dan sepi. Dia memutuskan naik lift agar cepat sampai lantai bawah. Tetapi, lift tidak mau menutup dan lampu redup sehingga dia memutuskan turun melalui tangga. Hal yang membuat dia takut adalah ketika tiba di setiap lantai, lift juga sampai di lantai yang sama dengan kondisi terbuka.

Jadi, weekend mau kemana?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *