Anton LaVey Bapak Satanic Se Dunia

Anton LaVey Bapak Satanic Se Dunia – Anton Szandor LaVey (11 April 1930 – 29 Oktober 1997) adalah pendiri dan High Priest dari gereja Setan, penulis, okultis, musisi, dan aktor. Ia adalah penulis The Satanic Bible dan pendiri faham satanisme. Ia mendirikan sekte gereja setan pada tahun 1960-an.

Dia bermain secara minor dalam film tahun 1975 berjudul The Devil’s Rain, dan menjadi pembawa acara dan narator untuk film karya Nick Bougas tahun 1989 berjudul Death Scenes. Dia juga di sebut-sebut sebagai bapak satanic dunia.

Seperti yang dijelaskan Anton LaVey dalam karya klasiknya The Satanic Bible, Manusia—menggunakan otaknya—menciptakan semua Dewa, melakukannya karena banyak spesies kita tidak dapat menerima atau mengendalikan ego pribadi mereka, merasa terdorong untuk membayangkan satu atau banyak karakter yang dapat bertindak tanpa halangan atau rasa bersalah atas keinginan dan keinginan.

Dengan demikian, semua Dewa adalah bentuk-bentuk yang dieksternalisasi, proyeksi yang diperbesar dari sifat sejati pencipta mereka, yang mempersonifikasikan aspek alam semesta atau temperamen pribadi yang menurut banyak pengikut mereka mengganggu.

Sejarah Awal Persetanan

Seperti yang kita tau bahwa satan identik dengan Neraka. Neraka digambarkan sebagai dunia bawah tanah yang didominasi oleh api dan setan Sadis di bawah komando Iblis. Kemunculan pertama Satan adalah sebagai Iblis Zoroaster dari Angra Mainyu atau Ahriman, yang menentang dewa pencipta Zoroaster dan menggoda manusia.

Pada sejarahnya, satan adalah malaikat yang pada awalnya malaikat yang paling dekat dengan TUHAN, segala rahasia diberitahukan kepadanya, ia adalah malaikat kesayangan Allah, paling disayang di antara para malaikat. dan ini akahirnya menimbulkan kesombongan Lucifer yang ingin juga seperti Allah.

Karena waktu itu Satan hanya sendirian dan belum mempunyai pengikut, ia mulai membujuk sepertiga malaikat di Surga supaya menentang Allah dan akahirnya Satan-pun berhasil membuat malaikat di Surga, meninggalkan Tuhan karena terpikat pada kecantikan anak manusia. Mreka mengambil rupa tubuh manusia dan berpihak kepada satan.

Satan kemudian digambarkan dalam Kabbalisme Yahudi, yang menampilkannya sebagai iblis yang hidup di alam iblis. Seperti yang kita tau, satan mendapat takdir sebagai penyesat hidup manusia hingga akhir zaman. Mereka menggiring para anak Adam dan Hawa agar jauh dari cahaya Tuhan.

Dan bukan hal aneh lagi, malah ada manusia yang terjerumus sampai memuja setan entah apa yang di pikirkannya. Mereka ini kerap disebut sebagai aliran Satanism.

First Satanic Church adalah sebuah organisasi yang didirikan oleh Karla LaVey pada tanggal 31 Oktober 1999, di California, USA. Misi gereja tersebut adalah untuk meneruskan warisan Anton LaVey melalui “studi tentang Setanisme dan ilmu pegetahuan okultisme”.

Memang sudah lama kota St. James yang berada di Long Island, New York dikaitkan dengan adanya kegiatan aliran sesat. Masyarakat di Massapequa gereja yang didirikan di sana menjadi tempat untuk menyembah setan dan melakukan kegiatan aliran sesat.

Terdapat sebuah cerita yang fenomenal mengenai seorang anak perempuan bernama Christina. Ia memiliki buku diary yang menceritakan mengenai pengalaman mengerikan mengenai ritual sesat yang pernah dilakukan di sana. Di mana dalam ritual tersebut melibatkan hewan kurban dan juga kekerasan seksual sebagai tanda pemuja terhadap setan.

Pada abad ke-14 dalam puisi berjudul “Inferno,” Dante Alighieri si penulis, menangkap kepercayaan Kristen selama berabad-abad dengan menggambarkan satan sebagai monster jahat, dalam puisinya neraka memilikin9 tingkatan tergantung siapa dan apa yang mereka lakukan semasa hidupnya. Tetapi kaum Romantis abad ke-17 menyusunnya kembali sebagai seorang pemberontak yang mengagumkan dan magnetis, seorang anti-pahlawan yang menentang otoritarianisme Tuhan.

 

Puisi epik 1667 John Milton “Paradise Lost” adalah teks penting untuk membangun interpretasi ini dalam karya kreatif. Simbol satan yang paling bertahan lama diciptakan oleh penulis okultisme Eliphas Levi.

Leave a Comment

Your email address will not be published.